Welcome To My Blog :)

Senin, 18 Maret 2013

Mengenal Kawat Gigi


Kawat gigi (behel) adalah jenis perawatan ortodonti, atau pengobatan yang ditujukan untuk memperbaiki letak gigi yang tidak beraturan atau menyesuaikan rahang atas dan bawah. Jika Anda memiliki gigi miring atau tidak sejajar (tidak klop untuk mengunyah dan menggigit), Anda dapat meluruskan gigi Anda dengan kawat gigi. Sebagian orang, terutama para artis, menggunakan kawat gigi untuk memperbaiki penampilan agar gigi mereka lebih rapi dan cantik.
Di Indonesia, penggunaan kawat gigi baru dimulai pada 1980-an dan semakin popular pada awal 2000-an hingga sekarang. Artinya, mengenakan kawat gigi sudah menjadi tren di semua lapisan masayarakat. Baik usia tua, muda, bahkan dikalangan anak-anak.
Menurut drg Zuhra pemasangan kawat gigi yang tidak benar bukan hanya dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada mulut dan gigi melainkan juga dapat menyebabkan pasien tertular penyakit mulai dari hepatitis hingga HIV/AIDS.
Untuk lebih jauhnya kenali beberapa efek samping yang berbahaya akibat pemasangan kawat gigi, yaitu :
Penyakit Menular Seksual
Kawat logam yang dipasang pada gigi Anda sering berbenturan dan dapat menyebabkan luka kecil pada bibir dan bagian dalam pipi Anda. Saat Anda terlibat dalam aktivitas seksual tertentu, luka kecil di dalam mulut Anda akan menyediakan jalan masuk untuk penyakit, termasuk hepatitis dan HIV yang masuk melalui aliran darah Anda.
Alergi
Kawat gigi logam mengandung berbagai logam, termasuk nikel, tembaga dan kromium. Sekitar 30 persen pasien ortodontik dari semua pasien ortodontik lainnya memiliki alergi terhadap logam ini yang dapat menyebabkan rasa sakit dan telinga tersumbat. Selain itu, pasien yang tidak memiliki alergi sebelum mereka memakai kawat gigi berpotensi terkena alergi setelah mereka memakainya. Untungnya, alergi terhadap nikel, tembaga dan kadmium umumnya ringan dan mudah diobati dengan mengubah jenis logam yang digunakan dalam kawat gigi.
Karang Gigi
Karena area di bawah dan di sekitar kurung logam dan kawat yang sulit untuk dibersihkan, sisa-sisa makanan bisa terjebak di daerah-daerah yang sulit dijangkau sikat gigi, yang mengarah ke penumpukan plek. Hal ini mengakibatkan orang dengan kawat gigi logam dapat berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi dan penyakit gusi. Untuk menghindari masalah ini, Anda harus menggunakan sikat khusus untuk membersihkan gigi Anda.
Bagi Anda yang ingin menggunakan behel agar gigi menjadi lebih rapi berikut ini adalah tips nya:
Pasanglah kawat giig di Dokter gigi tertentu yang bisa memasang behel yakni dokter spesialis Orthodonti. 
Pakai Karena Kebutuhan. Pakailah behel apabila gigi Anda memang rusak. Jangan hanya karena ikut tren atau gaya ikut-ikutan kerena menggunakan behel tidak semudah apa yang anda lihat.
Rajin membersihkan mulut dan menyikat gigi.
Pilihlah jenis behel atau kawat gigi yang di gunakan dengan baik
Jangan mencoba melepaskan atau meyetel kawat gigi yang sudah dipasang atau mengutakatik sendiri kawat gigi. Sebaiknya ini tidak boleh dilakukan karena sangat berakibat buruk bagi gigi anda nantinya.
Jangan memakan permen karet atau pun makan-makan yang keras.
Rajin membersikan gigi setiap makan, selalu menyiapkan tusuk gigi,gunakan sikat gigi khusus dan halus/lembut agar tidak merusak kawat gigi serta
Sering-seringlah mengontrol gigi ke dokter.
Semoga Bermanfaat (Soraya Dayanti Putri)

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Kawat_gigi
http://www.tempo.co/read/news/2012/10/29/110438268/Behel-Gigi-untuk-Gaya-Justru-Jadi-Bahaya
http://kesehatan.blogspot.com/2008/04/tentang-kawat-gigi.html
http://gerry-tk.blogspot.com/2012/06/bahaya-dan-tips-memasang-behel.html
http://www.kumpulantips.net/705-bahaya-dan-tips-memasang-behel.html
http://lifestyle.kompasiana.com/hobi/2011/01/09/pengaruh-penggunaan-kawat-pada-gigi-333328.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar