Welcome To My Blog :)

Minggu, 23 September 2012

Bab II Struktur Molekul Sederhana


A.    Teori Tolakan Pasangan Elektron Valensi
Tahun 1940 Sidgwck menolak teori pasangan elektron valenci (jumlah pasangan elektron
menentukan penyusunan pasangan-pasangan elektron di sekitar atom pusat molekul)
1.     Senyawa Dengan Atom Pusat Divalen
molekulnya akan memiliki struktur linier. Faktanya berilium klorida (BeCl2), dengan atom pusat divalen adalah molekul linier.
2.     Senyawa Dengan Atom Pusat Trivalen
Bila teori VSEPR berlaku juga untuk senyawa dengan atom pusat trivalen seperti boron triklorida (BCl3), sudut ikatan Cl-B-Cl akan bernilai 120 derajat.
3.     Senyawa Dengan Atom Pusat Tetravalen
Kesimpulan yang sama juga dapat secara otomatis didapatkan dari teori VSEPR. Misalnya untuk metana, struktur yang akan memiliki tolakan antar pasangan elektron yang minimal didapatkan untuk geometri tetrahedron,dengan sudut 109,5 derajat.
4.     Senyawa Dengan Valensi Lebih Tinggi Dari Empat
Senyawa pentavalenmemilki struktur trigonal bipiramidal. Senyawa khas jenis ini adalah fosfor penthaklorida (PCl5). Senyawa dengan atom heksavalen berstruktur
oktahedral, yang identik dengan bujur sangkar bipiramid. Contoh yang baik adalah belerang heksafluorida (SF6).

B.    Hibridisasi Orbital Atom
Diharapkan bahwa berilium khlorida (BeCl2) dan timah (II) khlorida (SnCl2) akan memiliki struktur yang mirip karena memiliki rumus molekul yang mirip. Namun, ternyata senyawa pertama berstruktur linear sedang yang kedua bengkok. Menurut prinsip Pauli, tidak ada elektron yang memiliki satu set bilangan kuantum yang tepat sama. Baik teori VSEPR maupun hibridisasi orbital atom akan memberikan kesimpulan struktur molekul dan ion yang sama. Walaupun teori VSEPR hanya bergantung pada tolakan antar pasangan elektron, dan teori hibridisasi memberikan justifikasi teoritisnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar