Terdapatnya merkuri di lingkungan perairan disebabkan kegiatan perindustrian dan kegiatan alam. Pengaruh merkuri sebagai pollutan terhadap kehidupan biota laut dapat bersifat langsung maupun tidak langsung, misalnya melalui penurunan kualitas air, dan melalui rantai makanan (food chain). Terjadinya proses akumulasi di dalam tubuh ikan karena kecepatan pengambilan merkuri (up take rate) oleh ikan lebih cepat dibandingkan proses eksresi. Pengaruh toksisitas merkuri terhadap ikan dapat bersifat lethal dan sublethal, sinergism dan antagonism. Dampak merkuri pada manusia dapat berupa gangguan fisiologis, ganggunan sistim syaraf, gangguan pertumbuhan, dan gangguan terhadap ginjal.
Sabtu, 25 Mei 2013
CPT PLI 32 KEBAKARAN HUTAN LINDUNG DI LERENG GUNUNG SINDORO
KEBAKARAN KEMBALI
TERJADI DI GUNUNG SINDORO KABUPATEN TEMANGGUNG JAWA TENGAH, PADA BULAN
AGUSTUS 2012.API MENGHANGUSKAN
SEMAK BELUKAR DAN SEBAGIAN TANAMAN RIMBA CAMPUR DIKAWASAN HUTAN LINDUNG.
API BERASAL DARI BARA
API SISA KEBAKARAN MINGGU LALU HAL ITU DIKARENAKAN PADA SAAT UPAYA PEMADAMAN
SULIT DILAKUKAN PADA MALAM HARI, SELAIN ITU DIDALAM MUSIM KEMARAU YANG PANJANG SERTA ANGIN
YANG KENCANG MEMBUAT POTENSI KEBAKARAN YANG TINGGI
CPT PLI 31 Pelayanan Air Minum Jakarta dan Pencamaran Air Pencemaran Citarum di Fase Terberat
Krisis
Air
Sekitar 65 persen penduduk Indonesia atau sekitar 125 juta jiwa menetap di Pulau Jawa yang luasnya hanya tujuh persen dari seluruh luas daratan Indonesia. Sementara dari sudut potensi air hanyalah 4,5 persen dari total potensi air di Indonesia sehingga menimbulkan benturan kepentingan. Dipandang dari segi pengembangan sumber daya air, permasalahan air di Jawa termasuk kategori kritis.
Sekitar 65 persen penduduk Indonesia atau sekitar 125 juta jiwa menetap di Pulau Jawa yang luasnya hanya tujuh persen dari seluruh luas daratan Indonesia. Sementara dari sudut potensi air hanyalah 4,5 persen dari total potensi air di Indonesia sehingga menimbulkan benturan kepentingan. Dipandang dari segi pengembangan sumber daya air, permasalahan air di Jawa termasuk kategori kritis.
Kerusakan
Sungai
Sebanyak 64 dari total 470 Daerah Aliran Sungai (DAS) yang ada di Indonesia saat ini dalam kondisi yang kritis. Dari 64 DAS kritis tersebut, berada di Sumatera 12 DAS, Jawa 26 DAS, Kalimantan 10 DAS, Sulawesi 10 DAS, Bali, NTB dan NTT 4 DAS, Maluku serta Papua 2 DAS.
Sebanyak 64 dari total 470 Daerah Aliran Sungai (DAS) yang ada di Indonesia saat ini dalam kondisi yang kritis. Dari 64 DAS kritis tersebut, berada di Sumatera 12 DAS, Jawa 26 DAS, Kalimantan 10 DAS, Sulawesi 10 DAS, Bali, NTB dan NTT 4 DAS, Maluku serta Papua 2 DAS.
Langganan:
Postingan (Atom)