Welcome To My Blog :)
Tampilkan postingan dengan label Jawaban Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawaban Tugas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Juli 2013

Materi 14 No 7 Konservasi Lingkungan

Pelajari kasus yang berjudul “Menggagas Konservasi Lingkungan Hidup di Solo” tuliskan pendapat atau opini saudara mengenai hal itu !

Jawab :
Baik sekali,,sungguh hal ini lah yang seharusnya menjadi pionir dalam penghijauan.setidaknya dalam satu wilayah kecil dahulu,baru meningkat menuju nasional.hendaknya setiap walikota bisa meniru hal ini dan diteruskan sampai kepada pemimpin berikutnya.

Materi 14 No 6 Konservasi Lingkungan

Jelaskan mengenai konsep kekayaan kultural yang ramah lingkungan !

Jawab :
Konsep yang menganjurkan kepada para pengikutnya untuk selalu mengupayakan kekayaan alam tetap lestari meski didalam era perkembangan,,yang sesuai tentunya.

Materi 14 No 5 Konservasi Lingkungan

Bagaimana kaitan antara mitos kultural dan kepemimpinan bangsa dengan konservasi lingkungan ?

Jawab :
Ada kaitannya yaitu sebagai pedoman bagi para pemimpin guna tetap mengarahkan dan mengayomi warga nya untuk senantiasa mengindahkan alam.itulah sisi positif yang dapat diambil dari mitos.

Materi 14 No 4 Konservasi Lingkungan

Ebit. G. Ade pernah mengungkapkan kecemasan melalui lagunya; “mungkin alam telah bosan, melihat tingkah kita, yang selalu bangga, selalu puas dengan dosa-dosa”. Bagaimana tanggapan anda mengenai makna syair lagu tersebut, khususnya dalam kaitan dengan konservasi lingkungan ?

Jawab :
Lagu yang bagus terbukti sempat menduduki deretan lagu terbaik bahkan selalu diputar manakala terjadi bencana alam.sedikit renungan yang ingin disampaikan oleh Kang.Ebiet untuk pendengarnya bahwa bencana adalah sebagian hasil dari ulah manusia.

Materi 14 No 3 Konsrvasi Lingkungan

Mengapa konservasi lingkungan dianggap sebagai kewajiban agama ?

Jawab :
Karena setiap agama mengajarkan untuk setia kepad Tuhannya,sesama mahkluk hidup dan cinta alam.ini adalah ajaran pokok agama manapun.pondasi iman yang kokoh akan membimbing kita untuk berpikir dan bekerja dengan baik untukNya.

Materi 14 No 2 Konservasi Lingkungan

Mengapa krisis lingkungan atau krisis ekologi identik dengan krisis spiritual ?

Jawab :
Karena krisis spiritual menyebabkan manusia lebih bekerja dan bertindak hanya menggunakan kemampuan dan mengukur segala sesuatunya dengan cara manusia saja.sehingga apa yang ia kerjakan dan hasilkan hanya untuk dirinya saja dan cenderung egois.

Materi 14 No 1 Konservasi Lingkungan

Mengapa langkah-langkah penyuluhan konservasi sumberdaya air, pencegahan banjir, dan pentingnya hutan sebagai bagian sistem daerah aliran sungai (DAS), land reform, dan penataan pembangunan kota dianggap sebagai jalan keluar dari dari persoalan lingkungan seperti banjir ?

Jawab :
Karena memang hal itu salah satu jalan keluar untuk mengatasi permaslahan banjir yang tak kunjung selesai.dengan adanya penyuluhan dan pelatihan terpadu diharapkan tumbuh dan berkembangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Materi 13 No 5 Pengelolaan Banjir

Dengan mengambil kasus banjir di Jakarta dan Tangerang, bagaimana langkah-langkah manajemen banjir di wilayah tersebut !

Jawab :
Melakukan perbaikan dan meningkatkan koordinasi dalam badan atau organisasi yang menangani bencana,begitupun dengan pihak kepolisian.mempercepat proyek pembangunan banjir kanal yang.meningkatkan kinerja Badan Penanganan Bencana agar semakin responsive.

Materi 13 No 3 Pengelolaan Banjir

Jelaskan mengenai penanganan banjir di Jepang !

Jawab :
Jepang melakukan berbagai upaya guna memerangi banjir diantaranya adalah,,perbaikan sungai,penanggulangan kerusakan,penanggulangan bencana.hal ini ditangani oleh Kementrian Tanah, Infrastruktur dan Transportasi (MLIT / Ministry of Land, Infrastructure, Information and Technology) yang membawahi masalah banjir (masalah pengairan), endapan sediment, letusan gunung berapi, gempa bumi, informasi teknologi (IT) untuk pengurangan dampak bencana alam di Jepang. Infrastuktur yang ditangani meliputi sungai, jalan, pelabuhan laut dan udara, sistem pembuangan limbah, dan pertamanan.

Materi 13 No 2 Pengelolaan Banjir

Menurut Emil Salim, paling tidak ada empat program untuk pengelolaan banjir, sebutkan dan berikan penjelasan !

Jawab :
Program pertama, menarik genangan air hujan ke sistem tata air. Hingga kini Jakarta memakai pola Van Breen (1923) yang dikembangkan pemerintah bersama NEDECO Belanda (1974, 1999) dan JICA Jepang (1997, 2004) menjadi Rencana Induk Pengelolaan Banjir dengan menata 13 sungai dan membangun Banjir Kanal Barat dan Timur. Program ini mencakup pengelolaan daerah aliran sungai, pengerukan berkala kedalaman sungai, serta pemeliharaan situ regulator dan waduk retensi sebagai terminal banjir dalam rangka storm water management

Materi 13 No 1 Pengelolaan Banjir

Jelaskan beberapa disiplin ilmu yang relevan dengan musibah banjir !

jawab :
Ilmu cuaca sebagai disiplin ilmu yang membantu manusia dalam menafsirkan berbagai kejadian alam lewat perubahan suhu,curah hujan dan perubahan iklim/musim.
Ilmu lingkungan sebagai disiplin ilmu yang membantu manusia memahami dan mengkaji kekayaan yang ada didalamnya dan berbagai gejala jika terjadi ada ketidakberesan.
Ilmu planologi sebagai displin ilmu yang membantu manusia dalam hal nya pembangunan.
Ilmu tataruang kota sebagai displin ilu yang mengajarkan bagaimana seharusnya tata ruang kota yang baik dan sehat.
Dan banyak ilmu lainnya..

Senin, 25 Maret 2013

Materi 12 No 11 Pengelolaan Sampah


Berikan uraian mengenai pengelolaan sampah di DKI Jakarta yang akan menggunakan Hi-Tech !

Jawab :
Sampah menjadi salah satu masalah serius perkotaan di Kota Jakarta selain banjir dan kemacetan jalan. Penerapan teknologi tinggi (incenerator) bisa saja mengadopsi beberapa negara maju seperti Singapura dalam mengelola sampah. Di Singapura, pembuangan sampah berada di tengah kota namun tidak menimbulkan bau dan residu yang mengganggu lingkungan. Itu karena mereka menggunakan tehnologi tinggi yang mesinnya mampu menghancurkan sampah.
Selama ini, Pemrov DKI Jakarta telah menerapkan konsep korpoasi antardaerah dengan melibatkan Pemkot Bekasi. Teknisnya, kedua daerah sepakat menunjuk sebuah perusahaan yang bertugas melakukan pengelolaan sampah di Bekasi. Dan disepakati, Jakarta mengeluarkan biaya sebesar Rp 53 ribu per ton sampah yang dibawa ke Bantargebang.

Materi 12 No 10 Pengelolaan Sampah


Jelaskan sikap anda mengenai UU Pengelolaan Sampah !

Jawab :
Diundangkannya UU Pengelolaan Sampah sangat baik untuk mengatur ruwetnya persampahan secara nasional, sehingga pengelolaan sampah perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya baik secara ekonomi dalam pengaturannya maupun kesehatan bagi masyarakat, dan juga aman bagi lingkungan, serta dapat mengubah perilaku masyarakat.
Disamping itu pengaturan mengenai pengelolaan sampah juga diperlukan adanya kepastian hukum, kejelasan tanggung jawab baik bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat dan dunia usaha sehingga pengelolaan sampah dapat berjalan secara profesional, efektif dan efisien. 

Materi 12 No 9 Pengelolaan Sampah


Bagaimana pendapat anda mengenai pengelolaan sampah oleh masyarakat ?

Jawab :
Hal tersebut sangat bagus dilakukan dan dicontoh oleh masyarakat lainnya karena pola ini akan menciptakan lapangan kerja berupa kluster-kluster pengelolaan sampah kota (di tingkat TPS). Selain itu, subsidi pemerintah terhadap angkutan sampah dari TPS ke TPA bisa dihemat. Beban biaya TPA dikurangi, bahkan memungkinkan menjadi tidak ada (selama ini TPA menjadi masalah).

Dampak lanjutannya adalah umur TPA akan lebih panjang. Melalui inovasi teknologi pemrosesan dan pemilahan, kesejahteraan pemulung akan meningkat. Yang patut menjadi perhatian pula adalah bahwa nantinya usaha ini mampu menyediakan pupuk organik bagi penunjang program Jabar organik.

Materi 12 No 8 Pengelolaan Sampah


Sebutkan beberapa jenis produk yang dihasilkan dari PSBL !

Jawab :
1.      Gas C0x, N0x, dan S0x
2.      Bata Beton
3.      Pakan Ternak
4.      Gas Methan
5.      Arang Sampah
6.      Briket Sampah
7.      Pupuk Padat
8.      Pupuk Cair
9.      Blok Beton
10.  Plastik dan Karet
11.  Kertas dan Karton
12. Kaca, Besi, Seng, dll. 

Materi 12 No 7 Pengelolaan Sampah


Berikan uraian mengenai teknologi dan proses PSBL !
1. Teknologi PSBL
Teknologi PSBL mengutamakan prinsip 4-M (murah, mudah, manfaat, dan massal). PSBL menggunakan bahan lokal, dan secara keseluruhan mampu dikerjakan oleh Putera Bangsa Indonesia.
Bahan dan teknologi yang akan digunakan antara lain :
o Bahan bioaktif peredam aroma tak sedap menggunakan mikrobiologi.
o Pemilahan sampah menggunakan belt conveyor.
o Pembakaran sampah organik menggunakan tungku berfilter.
o Pencairan (melting) plastik dan polimer menggunakan pemanas.
o Proses fermentasi sampah organik menggunakan mikrobiologi.
o Pembuatan pakan ternak dan briket sampah menggunakan bahan kimia alami.

2. Proses PSBL
PSBL menggunakan prinsip zero-waste sistem dilakukan melalui beberapa jenis proses sesuai dengan spesifikasi jenis sampah. Hal tersebut dilakukan supaya sampah dapat diolah dan dimanfaatkan untuk kebutuhan tertentu, seperti penangkapan emisi pembakaran, pembuatan bata beton, pakan ternak, gas methan, arang, briket sampah, pupuk, blok beton, dan proses daur ulang.
2.1. Proses Penangkapan COx, NOx, dan Sox
2.2. Proses Pembuatan Bata Beton
2.3. Proses Pembuatan Pakan Ternak
2.4. Proses Pembuatan Gas Methan
2.5. Proses Pembuatan Arang Sampah
2.6. Proses Pembuatan Briket Sampah
2.7. Proses Pembuatan Pupuk Kompos
2.8. Proses Pembuatan Pupuk Cair
2.9. Proses Pembuatan Blok Beton
2.10. Proses Daur Ulang

Materi 12 No 6 Pengelolaan Sampah


Jelaskan mengenai Pengelolaan Sampah Berwawasan Lingkungan (PSBL) !

Jawab : Sebaiknya PSBL dimulai sejak awal, yaitu sampah sudah dipilah dan dikemas pada sumbernya, dalam hal ini perumahan, kantor, hotel, restoran, pasar, perusahaan, dan pabrik. Sampah tersebut dipilah dan dikemas menjadi 3 (tiga) kemasan; untuk sampah organik kemasan hijau, sampah anorganik kemasan kuning, dan limbah B-3 (bahan berbahaya/beracun) kemasan merah.

Pengelolaan sampah pada sumbernya disebut pengelolaan sistem hikume (hijau-kuning-merah). Sistem hikume ini perlu dikembangkan ke seluruh kota di Indonesia. Sistem hikume ini tidak membuat wadah penampungan sementara menjadi kotor dan sekaligus meredam aroma tak sedap sampah. Selain itu, sistem hikume dapat mencegah kedatangan lalat dan memudahkan pemuatan sampah ke kendaraan (dump truck), untuk pengangkutan sampah dari Titik Pembuangan Sementara (TPS) Sampah ke Instalasi PSBL.

Untuk mengolah sampah dengan kapasitas 500 ton per hari diperlukan lahan seluas 6 hektar dan menyerap tenaga kerja berkisar antara 154 – 165 karyawan/karyawati (padat karya). Karyawan-karyawati tersebut dibagi dalam berbagai klasifikasi.

Materi 12 No 5 Pengelolaan Sampah


Jelaskan Prinsip 4R dalam pengelolaan produksi bersih !
  • Reduce (Mengurangi); sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. Semakin banyak kita menggunakan material, semakin banyak sampah yang dihasilkan.
  • Reuse (Memakai kembali); sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai, buang). Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah.
  • Recycle (Mendaur ulang); sebisa mungkin, barang-barang yg sudah tidak berguna lagi, bisa didaur ulang. Tidak semua barang bisa didaur ulang, namun saat ini sudah banyak industri non-formal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain.
  • Replace ( Mengganti); teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekalai dengan barang yang lebih tahan lama. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan, Misalnya, ganti kantong keresek kita dnegan keranjang bila berbelanja, dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidka bisa didegradasi secara alami.

Materi 12 No 4 Pengelolaan Sampah


Berikan penjelasan mengenai sampah bahan berbahaya beracun (B3) !

Jawab : Suatu limbah digolongkan sebagai limbah B3 bila mengandung bahan berbahaya atau beracun yang sifat dan konsentrasinya, baik langsung maupun tidak langsung, dapat merusak atau mencemarkan lingkungan hidup atau membahayakan kesehatan manusia.Yang termasuk limbah B3 antara lain adalah bahan baku yang berbahaya dan beracun yang tidak digunakan lagi karena rusak, sisa kemasan, tumpahan, sisa proses, dan oli bekas kapal yang memerlukan penanganan dan pengolahan khusus. Bahan-bahan ini termasuk limbah B3 bila memiliki salah satu atau lebih karakteristik berikut: mudah meledak, mudah terbakar, bersifat reaktif, beracun, menyebabkan infeksi, bersifat korosif, dan lain-lain, yang bila diuji dengan toksikologi dapat diketahui termasuk limbah B3.

Materi 12 No 3 Pengelolaan Sampah


Karena dikelola secara professional, sebenarnya pengelolaan sampah bisa menyerap banyak tenaga kerja, misalnya di salah satu wilayah di Kairo, Mesir, terdapat intalasi pengelolaan sampah yang mampu memanfaatkan 85 persen sampah yang terkumpul dengan mempekerjakan 40.000 orang. Bagaimana komentar anda mengenai hal ini ?

Jawab : Hal tersebut sangat baik untuk dilakukan karena sampah yang dinilai masyarakat pada umumnya sebagai sesuatu yang tidak ternilai, ternyata dapat memberikan manfaat bagi umat manusia. Seharusnya, Indonesia juga dapat melakukan hal tersebut.